Azure awalnya tidak berniat sama sekali untuk memasuki akademi Hakoniwa, tetapi 'boneka' yang dia buat mati saat memasuki akademi tersebut. Demi menyelidikinya dia harus menyusup ke dalam dan menemukan salah satu murid bernama Vivi yang merupakan dalang pembunuhan sang adik.
Azure berniat memberinya pelajaran, tapi gadis itu mati duluan sebelum dia melancarkan aksinya.
Saat pulang ke dimensi asalnya, Azure didorong masuk ke lubang dimensi lain oleh adiknya hingga tersesat di antah-berantah. Butuh waktu hingga bisa membuka gerbang ke tempat Yukina berada, tapi begitu sampai gadis itu sudah tidak ada. Apa yang tertinggal hanya tinggal clue pembukaan gerbang dimensi, Azure hanya mengikuti clue tersebut untuk bisa mencapai tempat Yukina berada. Begitu sampai ke Hakoniwa, dengan Clairvoyance yang dimiliki Azure dapat merasakan keberadaan Yukina yang menghilang. Karena sudah terbiasa mendapatkan pengalaman semacam ini, Azure hanya bisa merelakan kematian Yukina tanpa menyangkalnya sama sekali. Di samping itu, karena sebuah kesalahan teknis saat ia memasuki gerbang dimensi setiap partikel tubuhnya berceceran ke segala area dalam lubang cacing yang begitu besar. Apa yang bisa terselamatkan hanyalah roh dirinya yang kemudian memasuki tubuh 'Azure' di dunia Hakoniwa.
======== Tanpa alasan yang begitu jelas, Azure juga pernah tersesat ke Hexe Academy, dan entah bagaimana dia bisa kembali ke Hakoniwa.
1st appearance
Azure memiliki perawakan tubuh yang kecil dengan tinggi sekitar 145 cm saja. Rambutnya putih panjang mencapai bokong disertai sepasang netra merah delima. Ia seringkali terlihat mengenakan baju lolita, tapi seiring waktu kekuatannya berkembang, tubuhnya juga ikut berubah.
2nd appearance
Saat hendak mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), penampilan Azure berubah. Tinggi masih tetap sama, tapi rambutnya berubah menjadi merah dan cara berpakaian terbiasa mengenakan seragam bergaya modern.
3rd appearance (Last)
Setelah kematian %-sensei, Azure memotong rambut belakangnya menjadi pendek hingga sebahu, sisanya di bagian depan yang masih panjang ia kepang hingga menjadi 4 bagian (masing-masing 2 di tiap sisi kanan dan kiri). Karena suatu alasan, Azure juga lebih sering mengenakan lensa kontak hijau daripada terus menunjukkan netra merah delimanya. Setelah kemampuannya mencapai level master, tinggi Azure juga kian bertambah dan upgrade ukuran di bagian dada walaupun masih tidak terlihat karena gaya berpakaian selalu mengenakan seragam longgar.
Cenderung pemalas dan jahil. Saat sudah menjadi pengganti %-sensei, ia sangat cepat bosan. Ia juga senang memprovokasi musuh saat sedang bertarung.