• Luca tsundere. Dia sayang kepada kedua saudaranya, tapi selalu denial.
• Dia mengerti posisi sang Ayah yang tidak memegang kekuasaan penuh, tapi tetap membencinya karena dia butuh seseorang sebagai objek kebencian.
• Sayangnya Luca pada saudara-saudaranya cukup berlebihan sehingga terkadang ia bertindak kekerasan.
• Luca lebih lemah daripada adik kembar perempuannya, Claire.
Meski orang bilang apapun yang kita lakukan untuk mencari cara menyembuhkan Carians itu percuma, aku akan tetap hidup sampai aku bosan.
TBA
TBA
TBA
TBA
TBA
Melalui Anomali, Luca mampu memanipulasi petir merah dengan lihai tanpa kesulitan seperti sudah natural. Dari sekian materi, anomali adalah nilai paling tinggi yang bisa Luca dapatkan.
⚜️ Chapter 1
Ini adalah episode pengenalan di mana para murid Eunoia mulai memasuki gedung sekolah De Vincent dan melakukan pengenalan sekolah sekaligus perkenalan diri para siswa.
Luca selaku murid kelas Clover pun memperkenalkan diri. Begitu Deuce Hagreeves yang ditunjuk sebagai wali kelas mendatangi ruangan dan menyuruh mereka menunjuk salah satu orang sebagai ketua kelas, Luca pun turut menyalonkan diri. Sayangnya, banyak dari mereka mengajukan diri untuk menjadi seorang ketua kelas dan sempat terjadi cekcok. Luca sempat mendatangi Sir Deuce kenapa tidak dia yang memilih salah satu murid untuk dijadikan ketua, tapi dia menyuruh murid-murid untuk menjadi mandiri.
Karena ini Luca menyarankan bagaimana bila penentuan ketua kelas melalui gacha, tetapi Kuon yang tidak menerima protes langsung pada anak tersebut bahkan sampai mencekiknya.
Tak kuasa melihat kekerasan di depannya, Ailee maju untuk melerai keduanya. Dia juga sempat memperbaiki kerah Luca yang berantakan selagi menceramahi. Perlakuan lembutnya ini membuat Luca jatuh hati pada pandangan pertama.
Akhirnya, Archie pun buka mulut dan menyarankan bagaimana menentukan ketua kelas berdasarkan penilaian pertama pihak pemerintah masing-masing region saat sebelum mereka masuk. Saran yang paling logis ini disetujui oleh semua murid. Mereka meminta bantuan Sir Deuce untuk menunjuk orang dengan nilai paling tinggi, dengan ini Toshiki Matsuda ditunjuk sebagai ketua kelas.
⚜️ Pre-Chapter 2
Pihak sekolah merilis peraturan untuk sebuah game yang akan diadakan beberapa hari berikutnya bernama King's Defender. Permainan ini berkaitan untuk bersaing dengan kelas lain agar bisa bertemu langsung satu sama lain di minggu pertama. Reaksi Luca terhadap ini menganggapnya sebagai merepotkan dan menerka-nerka apa keuntungan sekolah dalam mengadakan permainan tersebut. Namun, King's Defender asalnya diadakan untuk melihat seberapa baik para murid dalam bekerja sama saat mereka baru saja bertemu dan juga melihat bagaimana taktik setiap kelas dalam menghadapi kelompok lain. Permainan ini merupakan simulasi perang yang dikemas seperti mini-game.
Peraturan game, kelas lawan yang berhasil menempelkan stiker pada raja di atas takhta dianggap menang. Sebaliknya, bila kelas yang rajanya berhasil ditempeli stiker akan dianggap kalah.
Dari sini juga para murid mulai berdiskusi siapa yang akan dijadikan King untuk duduk diam di kelas, Kuon Okiku resmi ditunjuk sebagai orang yang akan duduk di atas takhta.
⚜️ Chapter 2
King's Defender dimulai. Luca ditugaskan untuk berjaga di kelas untuk melindungi Raja. Ia menyusun setiap kursi dan meja sebagai barikade. Namun, siapa sangka, ternyata kelas Acacia dan Bluebell mengincar kelas Clover secara bersamaan. Kelas Clover yang memiliki sedikit penjaga tentu saja kewalahan.
Luca juga mencoba menghalangi tim lawan sebisa mungkin, tetapi itu semua tetap di luar kendalinya. Di samping itu perhatian anak ini juga terbagi. Dibandingkan melindungi Kuon yang menjadi Raja, anak ini melesat menuju Andreas yang dia anggap melakukan pelecehan seksual terhadap Ailee meskipun itu hanyalah salah paham dan menghajar Andreas tepat di wajah. Kuon yang tidak memiliki pelindung pun terkena tempelan stiker dari berbagai arah yang menyebabkan kelas Clover mengalami kekalahan.
Usai pertandingan selesai, Sir Deuce memberikan semuanya sandwich sebagai apresiasi yang membuat Luca cukup tersentuh.