Mahasiswa Jurusan Otomotif di Heisenberg University
[9 Tahun]
Sekolah di Kota Truro sedang mengadakan study tour. Aku, Charles, bersama kembaranku, Teryl, baru saja pulang ketika mendengar kabar duka: orang tua kami meninggal dunia. Mereka dikabarkan mengalami kecelakaan misterius. Sebagai anak kecil, kami hanya bisa menerima tanpa mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Paman dan bibi, yang selama ini tinggal di rumah kami, mengambil alih segala urusan. Awalnya, mereka tampak peduli, tetapi kenyataannya mereka hanya mengincar harta peninggalan orang tua kami.
Saat itu, kami dibujuk untuk menutup mata dengan kain. Kami tidak tahu bahwa rencana keji mereka sedang dijalankan. Kedua orang tua kami memiliki perusahaan besar di bidang teknologi transportasi. Kekayaan yang mereka kumpulkan menjadi alasan paman dan bibi tega melakukan hal itu. Setelah peristiwa tersebut, aku dan Teryl terpisah di tempat yang disebut pasar gelap.
[10 Tahun]
Aku dibawa ke tempat yang tidak pernah kubayangkan. Tempat itu penuh dengan kekejaman. Aku tidak ingin mengingatnya lagi, tetapi di tengah kegelapan itu, aku menemukan sebuah buku misterius bernama Codex. Buku itu seperti muncul begitu saja. Aku membacanya, dan sesuatu yang aneh terjadi—aku merasakan kekuatan baru dalam diriku.
Dengan keberanian yang tersisa, aku merencanakan pelarian. Suatu malam, ketika semua orang lengah, aku berhasil kabur. Aku berlari sejauh mungkin, tanpa membawa apa pun selain harapan untuk bertahan hidup.
[13 Tahun]
Setelah melarikan diri, aku bertemu Kagami, seorang pria baik yang bekerja di sebuah panti asuhan. Dia memberiku tempat tinggal, makanan, dan kasih sayang yang sudah lama hilang. Di panti itu, aku mulai merasa aman dan nyaman. Kagami juga berjanji untuk membantuku menemukan Teryl, satu-satunya keluarga yang tersisa.
[16 Tahun]
Aku sudah berada di SMA sekarang. Di sekolah, aku bertemu dengan dua teman yang sangat mirip denganku—sama-sama memiliki masa lalu yang kelam. Kami membentuk geng kecil bernama Ouji Kids. Bersama mereka, aku menemukan hiburan di tengah segala kesedihan.
Namun, aku tidak pernah melupakan Teryl. Aku sering menemui Kagami untuk mencari informasi tentang keberadaannya. Aku tidak akan menyerah sampai kami bertemu kembali.
[19 Tahun]
Akhirnya, aku lulus SMA bersama kedua temanku. Kami bertiga memilih kuliah di Universitas Heisenberg, meski mengambil jurusan yang berbeda. Aku memilih Teknik Mesin untuk meneruskan perusahaan orang tuaku. Selain itu, aku juga bergabung dengan UKM Taekwondo agar bisa melindungi orang-orang yang kucintai.
Di setiap langkah, aku selalu membawa harapan untuk kembali bersatu dengan Teryl. Tidak ada yang lebih penting daripada keluargaku yang hilang.