Mereka bukanlah ras, melainkan hasil tragis dari kegagalan biologis. Ketika seorang manusia terinfeksi darah Dhampyre, terjadi mutasi genetik yang menghancurkan kesadaran, moralitas, dan akal sehat korban. Yang tersisa hanyalah makhluk buas yang dikendalikan oleh insting dan rasa lapar yang tak terpuaskan. Karena hilangnya kemanusiaan mereka secara total dan sifatnya yang merusak, mereka dianggap sebagai ancaman publik yang harus dibasmi. Kondisi mereka permanen dan tidak dapat disembuhkan, menjadi pengingat kelam akan bahaya dari percampuran darah yang tidak stabil.